Payudara Sehat Harus Rajin Dipijat

INILAH.COM, Jakarta – Kelainan pada payudara pastilah merupakan mimpi buruk bagi perempuan. Percaya diri lenyap, dan tak jarang mempengaruhi hubungan dengan pasangan. Apa saja kelainan payudara dan bagaimana merawat payudara agar sehat dan indah?

Payudara ternyata juga butuh perawatan agar bisa sehat dan indah terawat. Kelainan pada payudara timbul dalam berbagai bentuk. Ada pula yang karena faktor bawaan atau karena kelainan hormon.
Secara garis besar kelainan pada payudara terjadi karena faktor sebagai berikut:
1. Infeksi payudara
Infeksi ini terbagi dua: infeksi pada masa menyusui dan infeksi yang umumnya sering terjadi. Bisa akibat kuman atau virus dari luar yang masuk ke dalam tubuh. Biasanya, payudara akan membengkak dan muncul keluhan rasa nyeri.
Infeksi payudara lebih sering terjadi pada perempuan yang sedang menyusui. Pasalnya, air susu ibu (ASI) merupakan media paling subur bagi pertumbuhan berbagai kuman penyakit. Jika ada hambatan dalam proses pengeluaran air susu, maka kuman jadi lebih mudah masuk.

Perempuan yang sedang menyusui kerap mengeluh demam. Selain itu, payudara akan terasa sakit dan memerah. Kalau infeksi sudah parah, bisa pecah seperti bisul.
2. Kelainan bawaan
Payudara manusia sebenarnya seperti pada binatang. Manusia memiliki enam pasang payudara. Posisi yang akan menjadi cikal bakal payudara dimulai dari pangkal ketiak hingga selangkangan. Pada saat kehamilan 10 minggu, ini akan hilang, kecuali di kiri-kanan dada.
Pada beberapa orang, fase tersebut bisa saja terhambat. Ini dapat menyebabkan tumbuh payudara lebih dari sepasang. Oleh sebab itu, beberapa peempuan memiliki payudara lebih dari sepasang. Bahkan, payudara tambahan ini kadang dilengkapi puting susu juga.
3. Status Hormon
Kelainan hormonal cukup sering dikeluhkan perempuan. Timbul nyeri dan pegal pada payudara. Keluhan sering terjadi menjelang atau ketika tiba masa menstruasi. Rasa sakit bervariasi, ada yang nyeri biasa, tapi ada juga yang merasa nyeri luar biasa.
Payudara disiapkan tubuh untuk memproduksi air susu pada akhir masa kehamilan. Ketika menstruasi, kondisi payudara dipengaruhi oleh hormon kewanitaan. Ini yang membuat payudara terasa lebih padat dan kencang. Tak jarang disertai munculnya benjolan, selain keluar cairan dari kedua puting susu.
Tapi kelainan hormonal ini merupakan reaksi wajar. Kecuali bila muncul rasa sakit yang hebat, sebaiknya segera kunjungi dokter.
4. Kelainan lain
Salah satunya adalah trauma pada payudara. Trauma dapat terjadi karena adanya benturan keras pada payudara.
Berkurangnya kekencangan payudara merupakan momok bagi kaum perempuan. Oleh sebab itu, payudara perlu dirawat, selayaknya kita merawat bagian tubuh lainnya. Kenakan bra untuk menjaga bentuk payudara tetap indah. Pilih ukuran bra yang pas dan sesuai agar dapat menopang payudara dengan baik.

Bersihkan secara rutin daerah seputar puting susu dengan kapas yang dibasahi air hangat. Oleskan minyak zaitun pada payudara untuk menjaga kelembaban.
Agar hasilnya lebih maksimal, lakukan pijatan ringan dengan gerakan lembut. Lakukan senam ringan dengan fokus untuk memperkuat otot dada.

sumber: inilah.com

Posted on 20/10/2011, in Kesehatan Payudara. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: