Perkembangan Payudara

Perkembangan payudara dimulai saat awal janin dan terjadi hanya beberapa minggu setelah pembuahan. Tahap paling awal janin perempuan dan laki-laki adalah identik, sehingga banyak pria dapat mengembangkan fungsi payudara secara penuh dengan diberi kondisi hormonal yang benar. Setelah kelahiran, payudara hanya melewati dua tahap perkembangan. Pertama, saat pubertas dengan mulai diproduksinya hormon estrogen dan progesteron. Kedua, selama kehamilan dan menyusui, saat lobules atau kantong yang memproduksi air susu menjadi lebih besar.

Jika pubertas seorang wanita terhambat (tetap kekanak-kanakan), maka payudaranya tidak akan berkembang secara penuh. Tanda perkembangan payudara yang terlihat dari luar tampak saat usia 10 atau 11 tahun, atau paling lambat 14 tahun. Indung telur mulai mengeluarkan estrogen memicu penumpukan lemak pada jaringan konektif yang menyebabkan payudara menjadi besar. Sistem saluran mulai berkembang, tetapi lebih pada pembentukan ujung selular pada akhir saluran.

Sejauh yang kita tahu, mekanisme produksi air susu tidak berkembang sampai masa kehamilan. Meski payudara tampak tumbuh dengan penuh dalam beberapa tahun di masa pubertas, sesungguhnya perkembangan payudara belum lengkap sampai terpenuhinya fungsi biologis payudara, yaitu sampai seorang wanita hamil dan menyusui bayinya, saat payudara akan mengalami perubahan lebih jauh.

Posted on 01/08/2011, in Kesehatan Payudara and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: