SADARI (periksa payudara sendiri)

Untuk pencegahan sendiri berdirilah di depan cermin dan perhatikanlah, apakah ada kelainan pada payudara. Biasanya kedua payudara tidak sama, putingnya juga tidak terletak pada ketinggian yang sama. Perhatikan apakah ada yang keriput, lekukan atau puting susu tertarik ke dalam. Bila terdapat kelainan dengan keluarnya cairan atau darah pada puting susu, segeralah pergi ke dokter. Bisa juga lakukan pemeriksaan dengan letakkan kedua lengan di atas kepala. Perhatikan kedua payudara, lalu bungkukkan hingga payudara tergantung ke bawah, lalu periksa lagi.

Selain itu bisa periksa lagi dengan berbaring di tempat tidur. Letakkan tangan kiri di belakang kepala dan sebuah bantal di bawah bahu kiri. Raba payudara kiri dengan telapak jari-jari kanan. Periksalah, apakah ada benjolan pada payudara anda.Kemudian periksa juga, apakah ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri. Bisa periksa lagi dengan meraba puting susu dan sekitarnya. Umumnya kelenjar susu bila diraba dengan telapak jari tangan akan terasa kenyal dan mudah digerakkan. Bila ada tumor, maka akan terasa keras dan tidak dapat digerakkan.

Lakukan hal yang sama untuk payudara dan ketiak kanan. Bila terasa benjolan sebesar 1 cm atau lebih, segera pergi ke dokter. Makin dini penanganan, makin besar kemungkinan sembuh dengan sempurna.

Langkah1:

Perhatikan payudara di cermin dengan posisi pundak tegap dan kedua tangan di pinggang. Lihatlah perubahan tidak normal dari ukuran, bentuk dan warna. Segera ke dokter jika ada tanda-tanda kulit mengkerut, terjadi lipatan, ada tonjolan, puting tertarik ke dalam, kemerahan, nyeri, ruam-ruam atau bengkak.

Langkah 2:

Angkat tangan ke atas kepala dan amati perubahan-perubahan yang disebutkan pada langkah pertama.

Langkah 3:

Saat bercermin amati apakah ada cairan yang keluar dari kedua puting.

Langkah 4:

Berikutnya, rasakan payudara dengan cara berbaring. Gunakan tangan kanan untuk merasakan payudara kiri, begitu sebaliknya. Gunakan pijatan pelan namun mantap (tapi bukan keras) dengan tiga ujung jari (telunjuk, tengah dan manis). Jaga posisi ujung jari datar terhadap permukaan payudara. Gunakan gerakan memutar, sekali putaran mencakup seperempat bagian payudara.

Pijat seluruh payudara dari atas sampai bawah, kiri kanan, dari tulang pundak sampai bagian atas perut dan dari ketiak sampai belahan payudara. Buatlah pola memutar untuk memastikan sudah memijat seluruh payudara. Mulai dari puting, buat gerakan memutar semakin lama semakin besar, sampai mencapai bagian tepi payudara.

Dapat juga dengan membuat gerakan naik turun. Gerakan ini bagi sebagian besar wanita dianggap lebih efektif. Pastikan meraba seluruh jaringan payudara dari depan (puting) sampai bagian belakang. Gunakan pijatan ringan untuk kulit dan jaringan yang tepat di bawah kulit, pijatan sedang untuk bagian tengah payudara, dan pijatan kuat untuk jaringan bagian dalam. Saat mencapai jaringan bagian dalam, anda harus dapat merasakan tulang iga anda.

Langkah 5:

Terakhir, rasakan payudara saat berdiri atau duduk. Atau saat mandi, karena sebagian wanita merasa lebih mudah memijat saat kulit payudara dalam keadaan basah dan licin. Lakukan dengan gerakan yang sama seperti dijelaskan dalam langkah 4.

Posted on 25/07/2011, in Kesehatan Payudara and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: