Faktor-faktor Penyebab Kanker Payudara

pegang bunga

Faktor risiko
Menurut Moningkey dan Kodim, penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya:

Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.

Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang signifikan pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker payudara sebelum menopause. Sel-sel yang sensitive terhadap rangsangan hormonal mungkin mengalami perubahan degenerasi jinak atau menjadi ganas[16].

Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis, fibroadenoma, dan fibrosis, tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Pada hiperplasis dan papiloma, risiko sedikit meningkat 1,5 sampai 2 kali. Sedangkan pada hiperplasia atipik, risiko meningkat hingga 5 kali.

Obesitas: Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini.

Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Willet dkk. melakukan studi prospektif selama 8 tahun tentang konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 sampai 59 tahun.

Radiasi: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Dari beberapa penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa risiko kanker radiasi berhubungan secara linier dengan dosis dan umur saat terjadinya eksposur.

Riwayat keluarga dan faktor genetik: Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara. Pada studi genetik ditemukan bahwa kanker payudara berhubungan dengan gen tertentu. Apabila terdapat BRCA 1, yaitu suatu gen kerentanan terhadap kanker payudara, probabilitas untuk terjadi kanker payudara sebesar 60% pada umur 50 tahun dan sebesar 85% pada umur 70 tahun. Faktor Usia sangat berpengaruh -> sekitar 60% kanker payudara terjadi di usia 60 tahun. Resiko terbesar usia 75 tahun [17]

Sumber: Wikipedia

Fungsi Payudara

Menyusui

Fungsi utama dari kelenjar susu adalah memberikan nutrisi dalam bentuk air susu bagi bayi atau balita. Proses pemberian air susu ini dinamakanmenyusui. Meskipun kelenjar yang menghasilkan air susu juga terdapat pada pria, normalnya kelenjar susu tersebut tetap tidak berkembang sempurna.

Peranan seksual

Payudara memegang peranan penting dalam kebiasaan seksual manusia. Payudara merupakan salah satu karakteristik seks sekunder dan memegang peranan penting dalam daya tarik seksual pada partnernya, dan kesenangan individual. Payudara juga merupakan bagian tubuh wanita yang paling lama dilihat oleh lawan jenisnya. Bahkan bagi pria melihat payudara beberapa kali sehari dapat memperpanjang umur.

Payudara juga merupakan daya tarik seksual seorang wanita. Bila wanita memiliki payudara seksi dan indah, tentunya mereka akan bangga. Payudara juga menjadi daya tarik seksual laki-laki yang melihat bentuknya (sex appeal). Maka, penting sekali untuk merawat keindahan payudara. Salah satu cara untuk merawat keindahan payudara adalah dengan mengenakan beha.

Payudara yang indah dan terawat sangat berperan dalam menjaga durasi dalam berhubungan intim, dikarenakan payudara itu sendiri memiliki daya tarik yang sangat tinggi. apalagi pada payudara yang padat, bulat, dan tegak mengacung, ini merupakan idaman partner dalam berhubungan intim selain vagina yang legit dan sempit. Perawatan payudara yang instan ialah dengan cara meminta agar partner seks anda untuk membelai dan meremasnya dengan cara perlahan dan lembut, cara ini jangan terlalu dipaksakan, karena akan mengakibatkan kekenduran pada payudara.

Fungsi lain

Para ahli menyatakan bahwa tidak ada payudara pada makhluk hidup lain yang berjenis kelamin betina selain pada manusia yang memiliki besar yang bervariasi, relatif terhadap seluruh bagian tubuh, ketika tidak menyusui manusia adalah satu-satunya primata yang memiliki payudara yang menggelembung setiap saat. Hal ini mengindikasikan bahwa bentuk luar dari payudara terhubung dengan faktor-faktor lain selain menyusui.

Sebuah teori didasarkan pada sebuah fakta bahwa tidak seperti hampir semua primata, manusia yang berjenis kelamin perempuan tidak memberikan pandangan fisik yang jelas atas terjadinya ovulasi. Ini dapat berakibat secara perlahan pada manusia yang berjenis kelamin pria untuk berevolusi demi merespon tanda-tanda yang lebih jelas terhadap adanya ovulasi. Selain itu payudara yang besar juga dapat sebagai alat bantu masturbasi pria, ini menimbulkan sensasi yang sangat luar biasa, baik itu penis pria itu ataupun wanita itu sendiri.

sumber: Wikipedia

Pijat Payudara Selama Hamil

Merawat payudara selama hamil adalah suatu hal penting yang harus diperhatikansebagai persiapan untuk menyusui nantinya. Saat kehamilan payudara akan membesar dan daerah sekitar putting akan lebih gelap warnanya dan juga lebih sensitive.

Banyak ibu hamil mengabaikan perawatan payudara. Boleh jadi lantaran malas atau sesungguhnya belum mengetahui akan manfaatnya. Padahal perawatan payudara selama hamil sangat penting untuk kelancaran air susu kelak setelah melahirkan. “ Malah, dengan perawatan yang benar, hasilnya bukan cuma produksi yang cukup, tapi juga bentuk payudara akan tetap baik selama menyusui “.  

TIGA LANGKAH PERAWATAN

Perawatan payudara dianjurkan mulai dilakukan setelah kehamilan berusia 5-6 bulan. Sebab, jika sejak awal kehamilan kita sudah melakukan perangsangan puting, misalnya, bukan hasil baik yang diperoleh tapi malah bisa menimbulkan kontraksi rahim.

Adapun perawatan yang dilakukan ialah:

  • Pemijatan
    Hal ini bisa dilakukan bersamaan saat mandi. Siapkan baskom air hangat dan air dingin, baby oil, waslap/ handuk, serta kapas.

    Bersihkan payudara sebelumnya, lalu massage memakai baby oil. Pemijatan dilakukan disekeliling payudara diurut memutar searah jarum jam dan kemudianberbalik arah/berlawanan jarum jam. Setelah itu lakukan pengurutan dari bawah menuju puting, namun putingnya sendiri tak perlu di-massage karena tak berkelenjar tapi hanya merupakan saluran air susu belaka.

    Ketuk-ketuklah payudara dg ujung jari atau ujung ruas jari agar sirkulasi darah bekerja lebih baik. Selanjutnya puting dibersihkan dengan menggunakan kapas danbaby oil yang berguna melenturkan dan melembabkan puting agar saat menyusui kelak puting sudah tak gampang lecet.

    Terakhir, bersihkan payudara dan puting memakai air hangat dan dingin. Tujuannya untuk memperlancar sirkulasi darah. Setelah itu keringkan pakai handuk.

  • Senam Teratur
    Sebaiknya payudara juga dirawat dengan melakukan senam. Gunanya untukmemperkuat otot pektoralis di dada, sehingga memadatkan payudara danmerangsang produksi ASI agar lebih baik.

    Senamnya sangat mudah kok. Bisa dilakukan sebelum atau sesudahmandi. Ada dua macam senam yang bisa dilakukan para ibu, yaitu:


  • 1. Posisi berdiri, tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri dekat siku,sebaliknya tangan kiri memegang lengan bawah kanan (seperti orang bersidekap). Kemudian tekan kuat-kuat ke arah dada dengan cara mempererat pegangan, sehingga terasa tarikannya pada otot-otot di dasar payudara. Selanjutnya lemaskan kembali. Lakukan berulang-ulang hingga 30 kali.
  • 2. Pegang bahu dengan kedua ujung tangan, kemudian siku diputar ke depan sehingga lengan bagian dalam mengurut (massage) payudara ke arah atas.

    Diteruskan gerakan tangan ke atas ke belakang dan kembali pada posisi semula. Lakukan latihan ini 20 kali putaran.

  • Memakai Bra Yang Pas
    Untuk mengatasi rasa tak enak pada saat payudara membesar, pakailah bra yang pas dan bisa memegang. Jangan pakai yang terlalu ketat atau longgar, tapi harus benar-benar pas sesuai ukuran payudara saat itu dan dapat menopang perkembangan payudara. Jika terlalu sempit akan menghambat perkembangan kelenjar payudara, sedangkan kalau terlalu longgar akan tampak jatuh dan sakit dipakainya.

    Bila anda berencana untuk menyusui anda dapat memulai menggunakan bh untuk menyusui pada akhir kehamilan anda. Pilihlah bh yang ukurannya sesuai dengan payudara anda, memakai bh yang mempunyai ukuran yang tidak sesuai dengan ukuran payudara dapat menyebabkan infeksi seperti mastitis ( suatu infeksi pada kelenjar susu di payudara).

    Jika payudara sangat besar, ada baiknya untuk memilih yang memakai penyangga kawat. Karena bra yang tak menopang dengan baik pada payudara besar cenderung akan turun dan membentuk lipatan di bagian bawah payudara. Sementara jika si ibu tak menjaga kebersihan dan kekeringan di bawah lipatan tersebut, maka jamur biasanya akan tumbuh. Jangan lupa, tubuh ibu hamil cenderung berkeringat. Untuk itu, pilihlah bra dari bahan katun atau campuran katun sehingga nyaman dipakai dan mudah menyerap keringat. Tali pengikatnya agar dipilih yang lebar sehingga dapat menyangga payudara dengan baik. Bila jamur sudah terlanjur hadir, segera bawa ke dokter. Sebab, jika jamur naik hingga ke seluruh payudara bisa menjadi masalah pada saat menyusui nanti.

  • • Menjaga kebersihan payudara terutama kebersihan puting susu.
    • Melenturkan dan menguatkan puting susu sehingga memudahkan bayi untuk
    menyusu.
    • Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI banyak dan
    lancar.
    • Dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara secara dini dan melakukan upaya
    untuk mengatasinya.
    • Mempersiapkan mental (psikis) ibu untuk menyusui
    .
  • Bila seorang ibu hamil tidak melakukan perawatan payudara dengan  baik dan
    hanya melakukan perawatan menjelang melahirkan atau setelah  melahirkanmaka sering dijumpai kasus-kasus yang akan merugikan ibu dan  bayi. Kasus-kasus yang sering terjadi antara lain:

  •  ASI tidak keluar. Inilah yang sering terjadi. Baru keluar setelah hari
    kedua atau lebih. 
  •   • Puting susu tidak menonjol sehingga bayi sulit menghisap. 
  •   • Produksi ASI sedikit sehingga tidak cukup dikonsumsi bayi. 

  • • Infeksi pada payudara, payudara bengkak atau bernanah.
    • Muncul benjolan di payudara, dll.  

    Kasus-kasus tersebut insya Allah bisa dicegah dengan melakukan  perawatan
    payudara sedini mungkin
    . Berikut ini perawatan payudara yang  bisa dilakukan

  a. Umur kehamilan 3 bulan  
Periksa puting susu untuk mengetahui apakah puting susu datar atau  masuk ke
dalam
 dengan cara memijat dasar puting susu secara perlahan.  Puting susu yang
normal akan menonjol keluar. Apabila puting susu tetap  datar atau masuk
kembali ke dalam payudara, maka sejak hamil 3 bulan  harus dilakukan perbaikan
agar bisa menonjol.
Caranya adalah dengan menggunakan kedua jari telunjuk atau ibu jari,  daerah
di sekitar puting susu diurut ke arah berlawanan menuju ke dasar  payudara
sampai semua daerah payudara. Dilakukan sehari dua kali selama  6 menit atau bisa disedot dg pompa susu/ breast pump
  b. Umur kehamilan 6-9 bulan 
• Kedua telapak tangan dibasahi dengan baby oil.
• Puting susu sampai areola mamae (daerah sekitar puting dengan  warna lebih
gelap) dikompres dengan baby oil selama 2-3 menit.  Tujuannya untuk
memperlunak kotoran atau kerak yang menempel pada  puting susu sehingga mudah
dibersihkan. Jangan membersihkan dengan  alkohol, sabun atau yang lainnya karena menyebabkan  iritasi atau puting susu lecet.
• Kedua puting susu dipegang lalu ditarikdiputar ke arah dalam dan ke arah
luar (searah dan berlawanan jarum jam).
• Pangkal payudara dipegang dengan kedua tangan, lalu diurut ke arah puting
susu
 sebanyak 30 kali sehari.
• Pijat kedua areola mamae hingga keluar 1-2 tetas.
• Kedua puting susu dan sekitarnya dibersihkan dengan handuk kering dan
bersih.
• Pakai BH yang pas tidak ketat atau longgar yg bersifat menopang payudara, jangan memakai BH yang ketat dan menekan payudara.

Itulah tips-tips perawatan payudara. Lakukan secara teratur dan sedini mungkinOK!

Sumber:  http://ni2s.multiply.com

Puting Masuk ke Dalam

Dokter Spesialis : Reproduksi Wanita

Assalamu’ alaikum, Wr.Wb.
Saya siti (23 tahun), saya merasa ada kekurangan pada salah satu bagian tubuh saya, Saya memiliki payudara yang puting susunya masuk kedalam, pertanyaan saya:
1. apakah puting susu yang masuk kedalam itu bisa dikatakan sebagai penyakit?
2. apakah dengan puting susu yang masuk kedalam, pada saat punya anak nanti bisa tetap menyusui anak dengan baik?
3. saya takut nanti calon suami saya kecewa karena mungkin dia mengira dengan puting susu saya yang masuk kedalam adalah merupakan cacat tubuh, apa benar? bagaimana cara saya menjelaskannya?
4. apakah dengan putting susu yang masuk kedalam bisa mengurangi gairah pada laki-laki saat berhubungan?
Mohon bantuannya, terima kasih sebelumnya
Wassalamu’ alaikum.

-siti-

Jawaban:

Waalaikum salam wr.wb.
Nona Siti, puting payudara yang masuk ke dalam dapat normal dapat pula tidak normal. Yang perlu diketahui apakah keluhan ini sudah ada sejak kecil atau baru saja terjadi. Pada beberapa orang memang puting payudaranya masuk ke dalam sejak kecil. Dan ini memang suatu hal yang normal. Yang perlu Anda khawatirkan adalah bila keluhan ini baru terjadi. Karena ada penyakit yang memiliki gejala masuknya puting.
Bila puting payudara Anda masuk ke dalam sejak dulu dan merupakan keadaan normal, maka Anda tidak perlu khawatir. Karena pada saat kehamilan terjadi proses pembesaran payudara termasuk putingnya. Dengan mencoba menarik puting selama kehamilan diharapkan pada saat Anda melahirkan puting payudara sudah keluar. Selain itu perlu Anda ketahui, bahwa proses menyusui yang baik tidak hanya menyertakan puting payudara. Mulut sang bayi harus mencakup seluruh areola mamae, yaitu lingkaran hitam di sekeliling payudara yang juga melebar dan menghitam selama kehamilan. Hal ini dapat Anda tanyakan pada dokter Anda pada saat pemeriksaan kehamilan.

Seperti yang saya katakan tadi. Bila puting payudara yang masuk sejak kecil, maka ini hanya merupakan variasi normal yang banyak terdapat pada wanita lain dan bukan merupakan cacat tubuh.
Sebenarnya saat berhubungan seksual, gairah laki-laki maupun wanita bergantung pada banyak hal. Tidak hanya tampakan fisik semata. Payudara memang salah satu organ penting dalam sebuah hubungan seksual. Namun tidak hanya itu. Sebaiknya Anda tidak perlu terlalu khawatir. Karena kekhawatiran Anda malah mungkin mempersulit hubungan seksual tersebut. Perlu diingat bila payudara Anda variasi normal maka fungsinya pun akan normal.

Payudara adalah salah satu organ erektil. Maksudnya, seperti penis, pada saat Anda bergairah maka payudara termasuk puting akan membesar, keras dan tegang. Anda perlu mengingat, apakah selama ini bila bergairah hal itu terjadi.

Terakhir, bila keluhan puting payudara yang masuk ini baru terjadi atau bila pada saat Anda bergairah payudara Anda beserta putingnya tidak memberikan reaksi membesar, keras dan tegang, maka sebaiknya Anda mengkonsultasikan kembali keluhan ini pada dokter Anda.
Semoga dapat membantu. Terima kasih

Wassalamu’alaikum.
(Dr. Herlina Septiarti)

sumber: konsultasi-dokter.blogspot.com

Atasi Payudara Berjerawat

VIVAnews – Jerawat bukan hanya bisa tumbuh di area wajah, tetapi juga di seluruh bagian tubuh termasuk payudara. Itu karena jerawat bisa muncul ketika minyak menyumbat folikel bulu.

“Bagian payudara terdapat kelenjar minyak sebanyak di area wajah. Folikel bulu halus di area tersebut juga bisa tersumbat, terutama ketika cuaca panas dan tubuh berkeringat,” kata Arielle Kauvar, ahli kulit asal New York, seperti dikutip dari Modernmom.com.

Untuk mencegah tumbuhnya jerawat pada area payudara, pastikan Anda mandi dengan teratur dan bersihkan payudara dengan teliti. Saat berkeringat dan bra terasa basah, segera ganti bra dengan yang baru. Hal terpenting adalah Anda harus menjaga payudara selalu dalam keadaan kering.

Gunakan juga pelembab ringan yang mengandung antioksidan untuk mencegah jerawat dan timbulnya kerutan di bagian belahan payudara. Sebagai perawatan, bersihkan payudara dengan cairan pembersih yang mengandung asam salisilat, mentimum atau azulene. Bahan tersebut bisa menjaga pori-pori tetap bersih dan mencegah minyak berlebih.

Mengenakan atasan dan bra berbahan katun, terutama ketika cuaca panas atau saat berolahraga juga bisa jadi solusi untuk mencegah timbulnya jerawat di payudara. Bahan kantun memang cukup nyaman digunakan dan bisa menyerap keringat dengan mudah.

Untuk mengatasi jerawat di area payudara, Anda bisa menggunakan krim obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida 5 persen. Formula tersebut berfungsi menyusutkan dan mengeringkan jerawat.

Sebagai langkah pencegahan dan perawatan, gunakan juga masker lumpur khusus untuk payudara. Bukan hanya mencegah timbulnya jerawat, tetapi juga bisa membuat payudara jadi lebih kencang.

Sumber: http://kosmo.vivanews.com/news/read/206644-atasi-payudara-berjerawat

Voucher Perbesar Payudara Untuk Anak 7 Tahun

Seorang gadis cilik terobsesi memiliki payudara besar seperti ibunya. Entah saking sayangnya atau karena tidak peduli bahayanya, sang ibu serta merta menghadiahkan voucher memperbesar payudara ketika si anak baru genap berusia 7 tahun.

Voucher senilai 6.000 poundsterling atau sekitar Rp 83,6 juta tersebut diberikan pada Poppy, gadis cilik yang mengaku sangat mengagumi payudara ibunya yang lumayan besar. Dalam bayangan Poppy, punya payudara besar akan meningkatkan rasa percaya diri.

“Aku ingin dibelikan komputer baru, paket liburan dan voucher buat pasang silikon. Aku tak sabar ingin seperti ibu dengan payudara besarnya. Kelihatannya bagus sekali,” ujar Poppy saat mengungkapkan harapan di ultahnya yang ke-7.

Ibunya, Sarah Burge paham betul keinginan sang anak karena ia sendiri juga kecanduan operasi plastik. Ia bahkan mengklaim telah menghabiskan 500.000 poundsterling atau Rp 6,97 miliar untuk mempermak diri, sehingga dijuluki sebagai Human Barbie alias boneka Barbie versi nyata.

Sesuai julukannya, ibu dari 4 orang anak ini memang memiliki bentuk tubuh yang sangat ideal karena telah dipermak seluruhnya dari pinggul hingga wajahnya. Payudaranya justru tidak terlalu menonjol karena tidak pernah menjadi bagian yang diprioritaskan untuk diperbesar.

Di ulang tahunnya yang ke-51 mendatang, Sarah telah merencanakan untuk menjalani lagi operasi permak wajah secara total (facelift), sedot lemak dan pemasangan implan di bokong. Untuk keperluan tersebut, ia telah menganggarkan 51.000 poudsterling atau Rp 710,67 juta.

Bagi Sarah yang kini berusia 50 tahun, biaya sebesar itu memang tidak ada apa-apanya. Hartanya berlimpah karena kebetulan ia memang menjalankan bisnis operasi plastik, menulis novel erotis dan kadang-kadang menjadi penyelenggara swinging party alias pesta seks yang pesertanya saling bertukar pasangan.

Mengenai permak tubuh pada anak-anak perempuannya, ia mengaku tidak terlalu khawatir selama hasilnya bikin tampak lebih cantik. Anak pertamanya, Charlotte (25 tahun), Hannah (17 tahun) dan anak tirinya Jazzy (17 tahun) masing-masing telah mendapat suntikan botox sejak umur 16 tahun.

Poppy yang merupakan putri bungsunya memang belum akan menggunakan voucher memperbesar payudaranya dalam waktu dekat. Voucher tersebut akan disimpan dan baru akan digunakan ketika sudah berusia 16 tahun, karena peraturan melarang anak di bawah umur untuk menjalani permak tubuh (cosmetic prosedure).

“Poppy merengek ingin memperbesar payudaranya, jadi saya kasih saja voucher itu untuk digunakan jika sudah cukup umur. Jika kelak ternyata Poppy punya payudara besar alami, voucher itu bisa dipakai untuk mempermak bagian lain,” ungkap Sarah.

Pemberian voucher memperbesar payudara bukan satu-satunya sensasi yang pernah dibuat Sarah pada Poppy. Tahun lalu ketika anak bungsunya itu baru berumur 6 tahun, Sarah mendaftarkannya ikut les pole-dancing atau tari erotis dengan gerakan meliuk-liuk di sebuah tiang (pole).

Operasi plastik yang aman menurut para dokter adalah usia 30-60 tahun karena tubuh sudah permanen. Operasi kecantikan pada usia yang terlalu muda harus didahului dengan pemeriksaan psikologis. Sebab jika prosedur tidak berhasil memberikan solusi dari masalah yang sebenarnya, keadaan justru bisa menjadi lebih buruk.

Operasi harus jadi pilihan terakhir ketika cara alami seperti olahraga dan mengatur pola makan tidak berhasil membentuk tubuh ideal. Sedangkan bahan yang aman untuk memperbesar atau rekonstruksi payudara adalah dengan dua cara bedah plastik payudara yang legal yaitu implan silikon gel dan salin bukan silikon cair.

Merawat Payudara

Assalamu’alaikum
Maaf Pak Dokter, istri nitip pertayaan, gimana cara merawat payudara pasca menyusui?
Pengennya panyudara tetap berisi sekalipun sudah tidak menyusui, tapi kalo tidak dikeluarkan mengeras dan terasa sakit. Dan apakah kalau ASI dibiarkan mengendap apa tidak bahaya?
Terima kasih atas jawabannya
Wassalam.
Dedi
———————————————————————————————————-
Jawaban
Assalamu’alaikum.
Bagi seorang wanita, payudara adalah organ tubuh yang sangat penting bagi keberlangsungan perkembangan bayi yang baru dilahirkannya. Payudara secara alami akan mengeluarkan ASI begitu ibu melahirkan, dan ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Sangat disayangkan sekali jika ada Ibu yang dengan alasan agar payudaranya terlihat berisi, mereka enggan menyusui anaknya. Karena sesungguhnya proses menyusui tidak akan membuat payudara menjadi kendor dan tidak terlihat berisi lagi.
Agar payudara terlihat berisi, maka perawatan yang konsisten perlu dilakukan, antara lain :
1. Kenakan bra untuk menjaga bentuk payudara tetap indah. Pilih ukuran bra yang sesuai agar dapat menopang payudara dengan baik.
2. Bersihkan secara rutin daerah seputar puting susu dengan kapas yang dibasahi air hangat.
3. Oleskan minyak zaitun pada payudara untuk menjaga kelembaban. Agar hasilnya lebih maksimal, lakukan pijatan ringan dengan gerakan lembut.
4. Lakukan senam ringan dengan fokus untuk memperkuat otot dada.
ASI yang tidak dikeluarkan (disusui) akan menumpuk didalam payudara, sehingga menyebabkan rasa sakit, oleh karena itu sebaiknya Ibu menyusui bayinya selagi bayi tersebut masih mau menyusui. Jika akan meninggalkan bayi dalam waktu yang lama (bekerja), maka sebaiknya membawa perlengkapan untuk memompa ASI agar payudara tidak sakit, tidak membuang ASI secara percuma dan tetap memberikan ASI pada bayi dengan ASI hasil pompa.
Wassalam.
sumber: kliniksehat.com

6 Penyebab Payudara Kendur dan Cara Mencegahnya

Payudara merupakan salah satu bagian paling menarik bagi tubuh wanita yang juga sering menjadi perhatian para pria. Tapi beberapa hal dapat membuatnya mengendur dan mengurangi keindahannya. Apa saja?

Payudara terdiri dari lemak yang menentukan ukuran dan bentuk payudara, kelenjar yang memproduksi air susu, dan jaringan ikat yang memberikan dukungan pada payudara.

Sejumlah faktor dapat mempengaruhi masing-masing komponen jaringan payudara, sehingga tampilan payudara menjadi kendur. Dilansir Livestrong,  berikut beberapa faktor penyebab kendurnya payudara:

 1. Merokok

Ketika seseorang merokok, asap yang mengandung karsinogen memasuki elastin tubuh dan menyebabkannya pecah di dalam tubuh. Serat elastin ini bertanggung jawab untuk elastisitas kulit, yang berarti kurangnya serat menyebabkan kulit tampak kendur, termasuk juga pada kulit payudara.

2. Diet yo-yo (berat badan naik dan turun dengan cepat)

Diet yo-yo menyebabkan payudara kehilangan lemak dengan cepat, sehingga dapat menyebabkan payudara mengecil. Ketika Anda menaikkan berat badan dengan tiba-tiba, ligamen tubuh mungkin sudah tidak berada pada tempat semestinya untuk mendukung jaringan payudara, yang menyebabkan payudara mengendur.

3. Kehamilan yang besar

Sama prinsipnya dengan diet yo-yo, berat badan yang berlebih saat hamil dan tiba-tiba mengurus usai persalinan juga dapat menyebabkan payudara mengendur.

4. Penuaan

Seiring bertambahnya usia, serat elastin tubuh yang menjaga kulit tetap kencang dan serat kolagen yang memberikan kekuatan jaringan dan fleksibilitas semakin menurun. Hal inilah yang menyebabkan payudara semakin kendur seiring usia dan akan tampak jelas setelah wanita mengalami menopause.

5. Gaya gravitasi

Gaya tarik atau gravitasi bumi dapat mempengaruhi besar kecilnya payudara dan juga bisa membuat payudara tampak kendur. Untuk alasan ini, penting bagi wanita untuk menggunakan bra yang menyediakan dukungan yang cukup untuk memerangi efek gravitasi.

6. Olahraga

Olahraga seperti jogging dan lari yang membuat gerakan berulang pada payudara dengan cepat dapat meregangkan ligamen pada payudara. Hal ini akan semakin buruk bila kegiatan olahraga tersebut tidak didukung dengan mengenakan sport bra atau pakaian lain yang memberi dukungan tambaha pada payudara saat bergerak.

Berikut beberapa cara sehat untuk agar payudara tak kendur:

  • Kenakan bra yang sesuai
  • Olahraga yang memperkuat otot dada seperti berenang, push up atau latihan barbel.
  • Berhenti merokok
  • Pijat payudara

Faktor Pengaruhi Ukuran Payudara

DokterSehat.com – Hasil survei oleh sebuah produsen bra membuktikan bahwa 42% wanita memiliki payudara berukuran cup B. Tapi, hal ini tidak membuat mereka yang memakai ukuran lainnya (sekarang tak lagi ukuran konvensional A, B, C, D, tapi sudah sampai HH, ukuran terbesar) menjadi tidak normal.

Sebab, survei ini juga membuktikan bahwa 58% wanita tidak mengenakan ukuran bra standar cup B, jadi tidak ada yang salah dengan memiliki payudara lebih kecil atau lebih besar dari normal.
Jadi, apa yang menentukan bentuk dan ukuran payudara?

1. Genetika

Anda berpayudara kecil, padahal payudara ibu Anda besar? Lalu, Anda menjadi bingung mengapa hal itu terjadi? Apa yang ingin Anda ketahui tentang ukuran dan bentuk payudara? Keturunan adalah salah satu faktor genetika yang mempengaruhi ukuran payudara tapi bukan satu-satunya penyebab ukuran payudara anda.

Jenis makanan yang Anda konsumsi dan jumlah jaringan otot di dada juga berpengaruh. Anda tidak bisa mengira-ngira ukuran payudara dengan melihat ukuran payudara orang tua. Namun, biasanya, jika ibu Anda mempunyai payudara yang besar, Anda juga begitu.

2. Bentuk badan

Bentuk tubuh juga menentukan ukuran dan bentuk payudara Anda. Bentuk badan yang besar umumnya juga memiliki bentuk payudara yang lebih besar. Oleh karena itu tidak jarang saat orang diet menjadi kurus, bentuk dan ukuran payudara ikut turun.

3. Suku Bangsa
Wanita Jepang memang umumnya memiliki payudara yang kecil dibandingkan dengan wanita Eropa. Namun, suku bangsa bukanlah patokan yang utama untuk menentukan ukuran payudara. Banyak wanita berpayudara kecil dan besar dalam satu suku bangsa. Perbedaan tersebut terjadi di setiap suku.

4. Gizi dan gaya hidup
Menurut penelitian, ukuran payudara rata-rata berkembang dari 34B menjadi 34C selama beberapa dekade terakhir. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk gizi yang lebih baik dan olahraga yang teratur. Maka dari itu girls rajin2 lah berolah raga dan makan makanan yang sehat jangan cuma daging-daging saja. Tahukah anda bahwa makan banyak sayur justru ikut meningkatan ukuran payudara dibandingkan daging!

===========================================================================================

Ini adalah pertama & satu-satunya di Indonesia!

    • Menggunakan tangan anda sendiri dengan TEHNIK KHUSUS TERBARU & MUTAKHIR! 
      yang tidak akan anda jumpai di web manapun!
    • Tanpa Irisan, Tanpa Operasi Silikon dan sejenisnya.
    • Tanpa Krim berbahaya
    • Tanpa Tablet atau Pil yang akan menguras kantong anda!
    • Tanpa Pompa, atau Penyedot yang hanya menyebabkan memar pada payudara anda!
    • Tanpa Alat-alat apapun! 100% natural!
    • Tanpa suntikan
  • 100% Sangat Aman dan Sangat Alami!
  • 100% Tanpa Efek Samping


Stress Picu Kanker Payudara?

Rekan wanita, jika anda memiliki kehidupan yang padat tekanan, maka risiko anda terkena kanker payudara semakin tinggi. Baru-baru ini  (Mei 2010), Universitas Ben-Gurion di Israel  merilis sebuah hasil penelitian, yang memperbandingkan atara 225 wanita di bawah usia 45 tahun yang mengidap kanker payudara dengan 367 wanita sehat dengan variasi usia yang beragam.

Hasi penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan hidup “dengan kondisi dan keadaan yang berat” – penuh tekanan batin dan pikiran, memiliki  risiko kanker payudara untuk meningkat sampai 62%. Dr. Ronit Peled, sang ketua penelitian itu mendeskripsikan hal tersebut.

Hhhmmm…apa sih yang terjadi di tubuh sehingga stress memicu munculnya kanker payudara? Yuuuk…ini dia penjelasannya….

Peneliti lain juga menemukan kaitan antara kehidupan yang penuh tekanan (stressful life) dengan meningkatnya risiko kambuhnya kanker payudara. Sebagai contoh, dalam studi terhadap 94 pengidap kanker payudara,  pasien yang mengalami trauma dalam kehidupannya memiliki rentang waktu bebas kanker selama 30 bulan. Sedangkan pasien dengan pengalaman traumatis yang lebih ringan, mampu bertahan tanpa kanker  selama 37 bulan. Dan pasien yang bebas trauma, mampu bertahan bebas kanker selama 60 bulan.

Hormon Stress dan Kanker Payudara

Stress yang berlangsung menerus dapat mengancam kesehatan payudara. Karena secara keseluruhan stress yang tidak terkelola dengan baik akan mengganggu ritme alami harian tubuh dalam mensirkulasikan hormone.

Salah satu hormone yang meningkat akibat stress adalah hormone kortisol yang memang terkait dengan dengan kanker payudara. Kortisol memiliki ritme harian dimana akan mencapai tingkat yang paling rendah pada saat kita tidur, naik dan mencapai puncaknya sebelum siang hari, untuk kemudian turun di sore hari.

Namun, ketika anda mengalami stress, khususnya stress traumatis – maka pasang surut dan aliran sirkulasi kortisol kehilangan ritmenya dan cenderung terus meningkat. Pada tingkat yang kronis (karena stress yang menerus), meningkatnya kostisol ini akan melemahkan kemampuan system kekebalan tubuh untuk menangkal penyakit, tidak hanya kanker payudara, namun juga tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang meningkat,  diabetes dan obesitas, serta osteoarthritis.

Nah, bagaimana rekan wanita?

Semua bentuk kehidupan pribadi kita adalah unik, lengkap dengan pernak pernik dan detil tiada tara dari Tuhan sebagai wujud kasih sayang-Nya.  Jadi nikmati dan syukuri, serta cerdas mengelola stress…

Sumber : http://www.empowher.com

Tips Pijat Payudara Agar Istri Lebih Bergairah!

Pijat payudara adalah perawatan yang populer untuk mempertahankan dan meningkatkan bentuk payudara serta dalam foreplay erotis.

Pijat non seksual dapat dilakukan atau tak tertutup (artinya dengan atau tanpa selembar kain menutupi payudara). Ada banyak teknik yang berbeda untuk melakukan pijat payudara.

Bagian tertentu dari pijat payudara tidak akan bekerja jika payudara tertutup.

Tips Pijat

Payudara mungkin sangat sensitif, jangan pernah menampar, menjatuhkan atau mencubit – jangan menangani dengan kasar. Secara umum Anda mulai dengan usapan melingkar. Dapat dilakukan dengan usapan membentuk angka delapan. Sebuah usapan mengalir dan sensitif adalah yang terbaik. Melakukan dengan lambat umumnya terasa lebih baik daripada usapan pijat cepat.

Pijat Payudara Dalam Seks.

Kutub positif dari seksualitas wanita adalah jantung dan sekitarnya. Kutub positif pria adalah penisnya. Oleh karena itu sangat penting untuk merangsang kutub positif seorang wanita sebelum stimulasi genital. Sangat disarankan untuk menghabiskan setidaknya 10 menit di stimulasi payudara dan sedikitnya 30 menit dalam foreplay sebelum hubungan seksual.

Pijat Penyembuhan

Pijat payudara telah digunakan di salon kecantikan dan panti pijat, terutama di Asia, sebagai sarana drainase limfatik sehat, mempercepat pertumbuhan payudara, dan sebagai terapi pasca operasi bagi wanita yang telah mengalami mastektomi, operasi payudara, atau trauma lain untuk daerah ini . Karena pijat membantu memecah jaringan bekas luka serta merangsang penyembuhan dan regenerasi jaringan.

Ada juga beberapa bukti klinis bahwa pijat dapat mengurangi risiko kanker payudara pada wanita yang berisiko tinggi. Semakin sering dipijat, maka semakin jauh dari kanker payudara.

Sumber : http://www.artikelpria.com

Perawatan Payudara Selama Hamil



Pijat Payudara MenyusuiSaat seorang wanita hamil terjadi perubahan-perubahan pada tubuh yg memang secara alamiah dipersiapkan utk menyambut datang si buah hati. Perubahan-perubahan itu antara lain berat badan bertambah perubahan pada kulit perubahan pada payudara dll.

Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini krn payudara merupakan satu-satu penghasil ASI yg merupakan makanan pokok bayi yg baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin.
Inilah karunia Allah yg sangat besar kepada kaum wanita di mana ASI merupakan makanan paling cocok bagi bayi komposisi paling lengkap dan tdk bisa ditandingi susu formula buatan manusia.

Perawatan payudara selama hamil memiliki banyak manfaat antara lain:

  • Menjaga kebersihan payudara terutama kebersihan puting susu.
  • Melenturkan dan menguatkan puting susu sehingga memudahkan bayi utk menyusu.
  • Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI banyak dan lancar.
  • Dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara secara dini dan melakukan upaya utk mengatasinya.
  • Mempersiapkan mental ibu utk menyusui.

Bila seorang ibu hamil tdk melakukan perawatan payudara dgn baik dan hanya melakukan perawatan menjelang melahirkan atau setelah melahirkan mk sering dijumpai kasus-kasus yg akan merugikan ibu dan bayi. Kasus-kasus yg sering terjadi antara lain:

  • ASI tdk keluar. Inilah yg sering terjadi. Baru keluar setelah hari kedua atau lebih.
  • Puting susu tdk menonjol sehingga bayi sulit menghisap.
  • Produksi ASI sedikit sehingga tdk cukup dikonsumsi bayi.
  • Infeksi pada payudara payudara bengkak atau bernanah.
  • Muncul benjolan di payudara dll.

Kasus-kasus tersebut insya Allah bisa dicegah dgn melakukan perawatan payudara sedini mungkin. Berikut ini perawatan payudara yg bisa dilakukan:

A. Umur kehamilan 3 bulan
Periksa puting susu utk mengetahui apakah puting susu datar atau masuk ke dlm dgn cara memijat dasar puting susu secara perlahan. Puting susu yg normal akan menonjol keluar. Apabila puting susu tetap datar atau masuk kembali ke dlm payudara mk sejak hamil 3 bulan harus dilakukan perbaikan agar bisa menonjol.
Caranya adl dgn menggunakan kedua jari telunjuk atau ibu jari daerah di sekitar puting susu diurut ke arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. Dilakukan sehari dua kali selama 6 menit.

B. Umur kehamilan 6-9 bulan

  • Kedua telapak tangan dibasahi dgn minyak kelapa.
  • Puting susu sampai areola mamae dikompres dgn minyak kelapa selama 2-3 menit. Tujuan utk memperlunak kotoran atau kerak yg menempel pada puting susu sehingga mudah dibersihkan. Jangan membersihkan dgn alkohol atau yg lain yg bersifat iritasi krn dapat menyebabkan puting susu lecet.
  • Kedua puting susu dipegang lalu ditarik diputar ke arah dlm dan ke arah luar .
  • Pangkal payudara dipegang dgn kedua tangan lalu diurut ke arah puting susu sebanyak 30 kali sehari.
  • Pijat kedua areola mamae hingga keluar 1-2 tetas.
  • Kedua puting susu dan sekitar dibersihkan dgn handuk kering dan bersih.
  • Pakailah BH yg tdk ketat dan bersifat menopang payudara jangan memakai BH yg ketat dan menekan payudara.

Itulah tips-tips perawatan payudara. Lakukan secara teratur dan sedini mungkin.

Sumber: http://www.asysyariah.com

Pijat Payudara Selama Menyusui

by MOMO Maternity & Nursing Wear

Bagi sebagian ibu, aktivitas menyusui kerap dihubungkan dengan keindahan payudara. Alasan inilah yg membuat mereka enggan berlama-lama menyusui.

Pakar ASI Dr. Utami Roesli Sp.A. dalam sebuah seminar ASI mengungkapkan bahwa sesungguhnya bukan menyusui yg mengubah bentuk payudara, tapi proses kehamilanlah yg menyebabkan perubahan itu. Dan bila ada keinginan untuk mengembalikan bentuknya seperti saat masih gadis, lebih baik lupakanlah. Sebab memang tak mungkin.

Namun, itu bukan berarti tak ada cara membuat payudara tetap terlihat indah dan kencang. Apalagis etelah persalinan dan di saat anda menyusui. Selain terlihat indah, perawatan payudara yg dilakukan dengan benar dan teratur akan memudahkan si kecil mengkonsumsi ASI. Pemeliharaan ini juga bisa merangsang produksi ASI dan mengurangi resiko luka saat menyusui.

Berikut ini kiat masase payudara yg dapat anda praktekkan sejak hari ke-2 usai persalinan, sebanyak 2 kali sehari.

Cucilah tangan sebelum memasase. Lalu tuangkan minyak ke dua belah telapak tangan secukupnya. Pengurutan dimulai dengan ujung jari, caranya :

Sokong payudara kiri dengan tangan kiri. Lakukan gerakan kecil dengan dua atau tiga jari tangan kanan, mulai dari pangkal payudara dan berakhir dengan gerakan spiral pada daerah putting susu

Selanjutnya buatlah gerakan memutar sambil menekan dari pangkal payudara dan berakhir pada putting susu di seluruh bagian payudara. Lakukan gerakan seperti ini pada payudara kanan.

Gerakan selanjutnya letakkan kedua telapak tangan di antara dua payudara. Urutlah dari tengah ke atas sambil mengangkat kedua payudara dan lepaskan keduanya perlahan. Lakukan gerakan ini kurang lebih 30 kali. Variasi lainnya dalah gerakan payudara kiri dengan kedua tengan, ibu jari di atas dan empat jari lainnya di bawah. Peras dengan lembut payudara sambil meluncurkan kedua tangan ke depan ke arah puting susu. Lakukan hal yg sama pada payudara kanan.

Lalu cobalah posisi tangan paralel. Sangga payudara dengan satu tangan, sedangkan tangan lain mengurut payudara dengan sisi kelingking dari arah pangkal payudara ke arah puting susu. Lakukan gerakan ini sekitar 30 kali. Setelah itu, letakkan satu tangan di sebelah atas dan satu lagi di bawah payudara. Luncurkan kedua tangan secara bersamaan ke arah putting susu dengan cara memutar tangan. Ulangi gerakan ini sampai semua bagian payudara terkena urutan.

Semua gerakan itu bermanfaat melancarkan refleks pengeluaran ASI. Selain itu juga merupakan cara efektif menigkatkan volume ASI. Terakhir yg tak kalah penting, mencegah bendungan pada payudara.

 

Aduh, Putingku Nyungslep!

picture1c.jpgJangan buru-buru panik jika puting susu Anda masuk ke dalam atau datar. Masih bisa diatasi, kok. Caranya? Lakukanlah penarikan di bagian tersebut agar keluar. “Tapi upaya penarikan puting ini jangan dilakukan pada kehamilan usia muda, ya,” pesan dr. Suharjanti. Sebab, bisa merangsang rahim untuk berkontraksi sehingga mengakibatkan aliran darah ke janin jadi tak baik.

Waktu yang tepat untuk memulai penarikan puting ialah sejak masa kehamilan 37 minggu atau menjelang persalinan. Setelah ditarik, puting diputar kanan-kiri seolah-olah hendak dipanjangkan, lalu dipilin supaya lentur. Memakai pompa puting atau nipple puller juga bisa dilakukan untuk membantu.

KALA PAYUDARA MEMBENGKAK DI AWAL MENYUSUI

Seringkali payudara mengalami pembengkakan di awal-awal menyusui. Hal ini terjadi karena jalannya ASI kurang lancar. Misalnya, ASI sudah penuh sementara si bayi belum kuat minumnya sehingga menjadi tersumbat. Akibatnya, payudara lantas membengkak.

Untuk mengatasinya, lakukan pengompresan dengan air hangat agar pembuluh darah melebar dan oksigen bertambah. Setelah itu di-massage. Caranya sama dengan massage payudara saat hamil. Dengan demikian ASI menjadi lancar kembali.

picture1a.jpgBerdiri dengan kedua tangan saling bersedekap, kemudian tekan ke arah dada dengan cara mempererat pegangan lalu dilemaskan kembali. Ujung jari memegang bahu kemudian putar ke depan.
picture1b.jpgDilanjutkan gerakan tangan ke atas dan ke belakang, dan kembali ke posisi semula. Ujung jari memegang bahu kemudian putar ke depan. Dilanjutkan gerakan tangan ke atas dan ke belakang, dan kembali ke posisi semula
picture1d.jpgSetelah diolesi minyak, urutlah keliling payudara, kemudian dari pangkal ke arah puting.
picture1e.jpgKetuk-ketuklah sekeliling puting dengan ujung jari atau ujung ruas jari.
picture1f.jpgBasuh payudara dengan air hangat kemudian air dingin.
 SUMBER: yuwielueninet.wordpress.

Payudara Harus Dirawat Selama Hamil

  Untuk apa, sih? Toh, kalau sudah melahirkan tetap saja jadi kendor. Simak dulu sejumlah manfaatnya, Bu.

Banyak ibu hamil mengabaikan perawatan payudara. Boleh jadi lantaran malas atau sesungguhnya belum mengetahui akan manfaatnya. Padahal perawatan payudara selama hamil sangat penting untuk kelancaran air susu kelak setelah melahirkan. “Malah, dengan perawatan yang benar, hasilnya bukan cuma produksi yang cukup, tapi juga bentuk payudara akan tetap baik selama menyusui,” kata dr. Suharjanti Kramadibrata, Sp.OG dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Sebagaimana diketahui, payudara selama kehamilan akan mengalami perubahan. Antara lain terasa lebih kencang, lebih besar, dan lebih penuh. Konon, menjelang kelahiran berat setiap payudara mencapai 1,5 kali lebih besar dibandingkan sebelum hamil.
Urat-urat halus di bawah permukaan kulit payudara juga menjadi lebih jelas, pembuluh darah bertambah dan melebar, serta puting susu dan aerola (daerah sekitar puting susu) menjadi lebih gelap. Di sekitar aerola ini, pada masa-masa menjelang melahirkan muncul bintik-bintik putih mengandung kelenjar-kelenjar yang memproduksi minyak sehingga dapat meminyaki dan melindungi puting susu saat menyusui.

HORMON PROLAKTIN

“Biasanya wanita yang berpayudara besar lebih merasakan perubahan-perubahan yang terjadi. Sebab, lemaknya sudah banyak sehingga ia bisa langsung merasakan bila ada perubahan,” tutur Suharjanti. Sementara yang payudaranya kecil tak begitu merasakannya, namun bukan berarti tak ada perubahan. “Tergantung pada tingkat sensitivitas si ibu hamil.”
Semua perubahan yang terjadi menunjukkan ada perkembangan dan pertumbuhan jaringan kelenjar di payudara. Karena pada ibu hamil, terang Suharjanti, “pembuluh-pembuluh darah bekerja lebih aktif untuk menyiapkan kelenjar-kelenjar yang ada pada payudara, agar nantinya bisa berproduksi.”

Lebih jauh dijelaskan Suharjanti, di dalam payudara terdapat 15-25 segmen/cuping yang terdiri atas tandon kelenjar/alveoli. Lapisan otot terbentuk saling berkait di sekitar alveoli, yang nantinya akan berkontraksi memeras susu keluar dari kantung saluran kecil yang mengalir ke puting susu.

Sejak awal kehamilan, hormon merangsang perkembangan sel-sel produksi susu di alveoli. Hormon yang paling penting dalam pembentukan air susu adalah prolaktin, yang mulai bekerja sejak kehamilan berusia 8 minggu. Hormon ini juga menjaga keseimbangan banyaknya jumlah susu yang diproduksi pada tiap tahapan dengan bantuan hormon estrogen yang dibuat oleh plasenta.

Selain itu, prolaktin juga membikin warna aerola menjadi lebih gelap dan puting susu lebih menonjol. Namun bagi yang putingnya datar atau melesak ke dalam, tonjolan ini memang tak terasakan.

TIGA LANGKAH PERAWATAN
Perawatan payudara dianjurkan mulai dilakukan setelah kehamilan berusia 5-6 bulan. Sebab, jika sejak awal kehamilan kita sudah melakukan perangsangan puting, misalnya, bukan hasil baik yang diperoleh, “tapi malah bisa menimbulkan kontraksi rahim,” jelas Suharjanti.
Adapun perawatan yang dilakukan ialah:
Hal ini bisa dilakukan kala mandi. Sebelumnya siapkan di waskom air hangat dan air dingin, minyak kelapa yang bersih (paling baik jika bikinan sendiri) atau baby oil, handuk, dan kapas.
Bersihkan payudara memakai air, lalu massage memakai minyak. Pemijatan dilakukan dengan memakai kedua tangan, sekeliling payudara diurut memutar searah jarum jam dan kemudian berbalik arah/berlawanan jarum jam. Setelah itu lakukan pengurutan dari bawah menuju puting, namun putingnya sendiri tak perlu di-massage karena tak berkelenjar tapi hanya merupakan saluran air susu belaka.
Usai massage, ketuk-ketuklah payudara memakai ujung jari atau ujung ruas jari. Gunanya agar sirkulasi darah bekerja lebih baik. Selanjutnya puting dibersihkan dengan menggunakan kapas dan minyak. Minyak ini berguna melenturkan dan melembabkan puting agar saat menyusui kelak puting sudah tak gampang lecet.
Terakhir, bersihkan payudara dan puting memakai air hangat dan dingin. Tujuannya untuk memperlancar sirkulasi darah. Setelah itu keringkan pakai handuk.

* Senam Teratur

Sebaiknya payudara juga dirawat dengan melakukan senam. Gunanya untuk memperkuat otot pektoralis di dada, sehingga memadatkan payudara dan merangsang produksi ASI agar lebih baik.

Senamnya sangat mudah, kok, Bu. Bisa dilakukan sebelum atau sesudah mandi. Ada dua macam senam yang bisa dilakukan para ibu, yaitu:

1. Posisi berdiri, tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri dekat siku, sebaliknya tangan kiri memegang lengan bawah kanan (seperti orang bersidekap). Kemudian tekan kuat-kuat ke arah dada dengan cara mempererat pegangan, sehingga terasa tarikannya pada otot-otot di dasar payudara. Selanjutnya lemaskan kembali. Lakukan berulang-ulang hingga 30 kali.
2. Pegang bahu dengan kedua ujung tangan, kemudian siku diputar ke depan sehingga lengan bagian dalam mengurut (massage) payudara ke arah atas.

Diteruskan gerakan tangan ke atas ke belakang dan kembali pada posisi semula. Lakukan latihan ini 20 kali putaran.

* Memakai Bra Yang Pas
Untuk mengatasi rasa tak enak pada saat payudara membesar, pakailah bra yang pas dan bisa memegang. Jangan pakai yang terlalu ketat atau longgar, tapi harus benar-benar pas sesuai ukuran payudara saat itu dan dapat menopang perkembangan payudara. Jika terlalu sempit akan menghambat perkembangan kelenjar payudara, sedangkan kalau terlalu longgar akan tampak jatuh dan sakit dipakainya.

Jika payudara sangat besar, ada baiknya untuk memilih yang memakai penyangga kawat. Karena bra yang tak menopang dengan baik pada payudara besar cenderung akan turun dan membentuk lipatan di bagian bawah payudara. Sementara jika si ibu tak menjaga kebersihan dan kekeringan di bawah lipatan tersebut, maka jamur biasanya akan tumbuh. Jangan lupa, tubuh ibu hamil cenderung berkeringat. Untuk itu, pilihlah bra dari bahan katun atau campuran katun sehingga nyaman dipakai dan mudah menyerap keringat. Tali pengikatnya agar dipilih yang lebar sehingga dapat menyangga payudara dengan baik.

Bila jamur sudah terlanjur hadir, segera bawa ke dokter. Sebab, jika jamur naik hingga ke seluruh payudara bisa menjadi masalah pada saat menyusui nanti.
Ternyata tak sulit, ya, merawat payudara.

sumber: yuwielueninet.wordpress.com

Puting Lecet, Puting Nyeri dan Payudara Bengkak

Cara mengatasi puting lecet dan nyeri  
Untuk mengatasi puting lecet dan nyeri dapat dilakukan hal-hal sbb:

  • Mulai menyusui pada puting yang tidak sakit.
  • Susui sebelum bayi sangat lapar.
  • Jangan membersihkan puting susu dengan sabun atau alkohol.
  • Perbaiki posisi bayi pada saat menyusui.
  • Perhatikan cara melepas mulut bayi dari puting.
  • Keluarkan sedikit ASI untuk dioleskan pada puting selesai menyusui.
  • Biarkan puting kering sebelum memakai BH.
  • Bila lecet tidak sembuh dalam 1 minggu, rujuk ke Puskesmas.
  • Usahakan bayi menghisap sampai aerola.

Cara mengatasi payudara bengkak dan puting nyeri 

Untuk mengatasi payudara bengkak dan puting nyeri dapat dilakukan hal-hal sbb:

  • Susuilah bayi setiap kali meminta
  • Keluarkan ASI dengan pompa atau tangan
  • Untuk mengurangi rasa sakit, kompres dengan air hangat
  • Perbaiki cara meletakkan bayi (tubuh bayi menghadap perut ibu) dan cara meletakkan bayi (letak mulut pada areola).

sumber: supportbreastfeeding.wordpress.com

 

Terapi Es untuk Atasi Kanker Payudara

Kanker payudara (corbis)

VIVAnews - Sebuah penelitian baru mengungkap, terdapat metode baru untuk menghancurkan tumor payudara dengan mengepung mereka dengan es. Cara ini dipercaya bisa menawarkan pilihan baru untuk menyembuhkan kanker payudara tanpa operasi dan kemoterapi.

Teknik yang disebut dengan nama ‘cryotherapy’ ini sudah digunakan untuk mengobati kanker prostat. Caranya dengan memasukkan beberapa jarum yang mengandung gas super dingin ke tumor. Hasilnya, sel-sel kanker payudara ini dapat dihancurkan dengan menggunakan gas super-dingin tersebut.

Terapi pembekuan sel-sel kanker ini sebelumnya memang telah diuji coba untuk menyembuhkan kanker payudara. Tapi, kini tekniknya telah dikembangkan dan teknik ini adalah pertama kalinya versi invasif minimal, yang tidak memerlukan pembedahan.

Berdasarkan data dari laman dailymail.co.uk menyatakan bahwa setiap tahun lebih dari 45.000 wanita di Inggris terdiagnosis menderita kanker payudara dan sekitar 12.000 kematian terjadi akibat penyakit ini.

Rata-rata mereka yang mengidap kanker payudara mengaku, sangat takut jika menghadapi operasi untuk mengangkat sel-sel kanker. Selain itu, pembedahan untuk memotong jaringan kanker ganas juga diketahui dapat memiliki dampak psikologis mendalam pada pasien. Kemoterapi dan radioterapi juga memiliki kelemahan serius dalam bentuk komplikasi dan efek samping.

Beberapa wanita dengan kanker payudara pun menolak untuk menjalani pembedahan, karena akibatnya dianggap berisiko. Itulah sebabnya diciptakan alternatif lain sebagai terapi pembekuan sel kanker dan sekaligus sebagai pengobatan baru.

Dalam penelitian terbaru, 13 wanita dengan kanker payudara yang menerima terapi kanker bisa bebas dari sel kanker sampai lima tahun kemudian. Dokter melihat memang ada tanda-tanda penyakit bisa kambuh, namun mereka mencatat tidak ada komplikasi signifikan.

Peneliti utama dr. Petrus Littrup, dari Barbara Ann Karmanos Cancer Institute di Detroit, AS, mengatakan, meski ‘minimal-invasif cryotherapy’ bisa dijadikan sebagai potensi pengobatan baru untuk kanker payudara, tetapi perlu diuji lebih lanjut.

Dr. Caitlin Palframan, dari Breakthrough Breast Cancer pun menambahkan, ‘cryotherapy adalah teknik percobaan yang sedang dipandang sebagai alternatif potensial untuk mengatasi kanker payudara.

• VIVAnews

30% Kanker Payudara Disebabkan Obesitas

VIVAnews - Ajang ‘European Breast Cancer Conference’ melaporkan, makin memburuknya potret kesehatan wanita menjadi sorotan dunia saat ini. Fitur gaya hidup modern yang banyak diadopsi wanita di seluruh dunia membuat sebagain besar kaum hawa mengabaikan kesehatannya. 

Kesibukan yang makin padat dipercaya menjadi penghalang wanita mempraktekkan pola hidup sehat. Akibatnya, jumlah wanita yang mengalami obesitas makin meningkat. Dan, yang mengkhawatirkan, acara ‘European Breast Cancer Conference’, mengungkapkan obesitas tidak hanya timbunan lemak berlebih dalam tubuh, tapi juga bisa menjadi ‘timbunan’ penyakit.

Dari konferensi ini juga terungkap, gaya hidup orang sibuk yang kurang menngonsumsi air dalam jumlah ideal, kurang berolahraga dan rutin konsumsi makanan berlemak tinggi bisa menyebabkan obesitas. Dan, 45.000 kasus kanker payudara didiagnosis setiap tahun di Inggris, hampir dari separuh kasus penderitanya mengalami obesitas.

Selain itu, sekitar satu dari lima wanita Inggris diklasifikasikan sebagai obesitas. Penelitian menunjukkan,hampir 50 persen dari mereka berisiko tinggi meninggal akibat kanker payudara.

Karena itu, konferensi ini digelar untuk mengembalikan kesadaran wanita akan bahaya obesitas dan kanker payudara. Pakar kesehatan, dr. Jair La Vecchia dari Universitas Milan, menyatakan , sepertiga dari kasus kanker payudara dapat dihindari jika wanita menjalani pola diet seimbang dan berolahraga teratur.

• VIVAnews

Pria Ini Mengidap Kanker Payudara

Ayah dan ibunya juga menderita kanker payudara dan telah menjalani operasi.

VIVAnews - Kanker payudara tak hanya mengancam wanita. Penyakit mematikan itu juga bisa terjadi pada pria. Seperti yang dialami Scott Cunningham, 45.

Pria asal Marion, Carolina Utara, Amerika Serikat, itu terpaksa menjalani operasi pengangkatan jaringan payudara di bawah lapisan putingnya. “Ada semacam benjolan yang diangkat dari balik dada saya,” kata Cunningham seperti dikutip dari laman ABC News.

Penyakit yang dideritanya diperkirakan terjadi akibat faktor genetik. Pada 1990-an, ayah dan ibunya juga menjalani operasi kanker payudara. “Sebenarnya masih tak terbayang seorang pria bisa mengalami ini,” katanya.

Secara medis, ayah dengan mutasi gen kanker payudara bisa mewariskan sel kanker kepada anaknya baik laki-laki maupun perempuan.

Kasus serupa juga menimpa bintang film Amerika era 1970-an, Richard Rountree, dan penabuh drum band ‘Kiss’ yang tenar di Amerika pada 1970-an, Peter Criss. “Ini bisa menimpa semua pria, tak peduli segahar apa dia, seberapa banyak tatonya,” kata Criss, yang berhasil keluar dari maut setelah menjalani operasi pengangkatan jaringan payudara pada 2008.

Catatan American Cancer Society menunjukkan, terjadi hampir 2.000 kasus kanker payudara pada pria di Amerika Serikat pada 2009. Sekitar 440 pasien di antaranya meninggal. Jumlah itu memang tak sebanyak wanita yang mencapai 240.000 kasus dengan 40.000 pasien meninggal.

Kanker payudara bisa menyerang pria pada berbagai usia. Selain genetika, kanker payudara pada pria juga dapat disebabkan oleh gaya hidup tak sehat seperti kebiasaan merokok dan minum alkohol. Juga gangguan hati yang berdampak pada metabolisme hormonal. Pria dengan kelebihan hormon estrogen juga memiliki risiko tinggi terserang penyakit ini.

• VIVAnews

Kanker Payudara Pria Lebih Mematikan

“Kanker payudara pada pria memang jarang, tapi risiko kematiannya tinggi.”

SENIN, 24 OKTOBER 2011, 16:43 WIB

Pipiet Tri Noorastuti

VIVAnews - Kanker payudara tak hanya mengintai wanita. Meski risiko mengalaminya kecil, pria yang mengidap kanker payudara cenderung memiliki tingkat keparahan lebih tinggi dibandingkan wanita penderita kanker payudara.

Penelitian yang dipimpin Mikael Hartman dari Universitas Nasional Singapura mengatakan, meski peluang pria mengidap kanker payudara tak sampai satu persen, namun bagi yang sudah mengidapnya, risiko kematiannya sangat tinggi.

Hartman dan timnya menganalisis data kasus kanker tahun 1970 di Denmark, Finlandia, Norwegia, Swedia, Singapura, Jenewa, dan Swiss. Data itu meliputi 460 ribu wanita dan 2.700 pria pengidap kanker payudara.

Berdasar analisis data tersebut, jumlah pria yang mampu bertahan dari penyakit tersebut selama lima tahun pascadiagnosis sebanyak 72 persen. Angka itu lebih sedikit dibandingkan jumlah wanita yang mampu bertahan sebanyak 78 persen.

“Pria umumnya baru menyadari ada benjolan di payudaranya melalui pemeriksaan tidak langsung saat memeriksakan diri ke dokter, berbeda dengan wanita yang lebih dini menyadari ada masalah di payudaranya,” kata Hartman kepada Reuters.

“Kanker payudara pada pria memang jarang, tapi risiko itu tetap ada. Jadi jika pria mendapati benjolan atau sesuatu yang tak beres dengan payudaranya, harus segera memeriksakan diri ke dokter,” Hartman menambahkan.

Dalam paparan di Jurnal Onkologi Klinik, tim peneliti mengatakan bahwa pria umumnya membutuhkan waktu beberapa bulan sebelum menyadari gejala kanker payudara. Penyebab umum adalah peningkatan hormon estrogen akibat penyakit tertentu atau ketidaknormalan gen.

Institut Kanker Nasional Amerika Serikat menunjukkan data bahwa mayoritas pria yang mengidap kanker payudara berusia 60-70 tahun. “Tidak mengherankan jika pria yang menderita kanker umumnya sudah berada pada stadium lanjut,” kata Susan Dent dari Rumah Sakit Pusat Kanker, Ottawa, Kanada.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: